Diam itu tidak selamanya baik. Ya setidaknya itu yang saya pikirkan beberapa bulan silam. Karena itu saya mulai memutuskan untuk tidak pernah diam atau pura-pura tidak tau atau pura-pura tidak peduli lagi. Apa yang ada dipikiran saya , saya mulai belajar untuk mengutarakannya ke pihak pihak bersangkutan. Langsung. Wow! Hebat bukan? Saya bukan sebatas celotehan medsos! namun.... Beberapa kali pihak-pihak bersangkutan memberikan tanggapan2 yang membuat saya malah bertanya-tanya ataupun kesal. Bahkan terkadang saya merasa mereka tidak mengerti maksud saya dan akhirnya saya pun marah pihak bersangkutan pun demikian. Saya mulai berfikir kembali perihal menjadi seseorang yang faktual dan open-minded..
"Ah mungkin bukan bagian saya menjadi orang yang banyak bicara menegur, mengingatkan, bahkan menanyakan sesuatu yg kurang jelas ataupun mengutarakan pendapat tentang sesuatu yang menyangkut kepentingan bersama"
Mungkin saya memang salah... Salah. Pecahkan saja gelasnya biar ramai.hahahahaha
Namun, ketika saya baca ayat ini.....
2 Timotius 4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Kembali wow!
Beritakan Firman, siap sedia mau waktunya baik ataupun tidak, nyatakan yang salah, tegur, dan nasihati dengan SEGALA KESABARAN dan PENGAJARAN.
SEGALA KESABARAN!
WOW! Segala kesabaran....
Ini ternyata yang harus saya pelajari ilmu kesabaran serta pengajaran yang benar.
Karena cepat marah dan kesal tanda ga sabar, *mungkin tapi kayaknya emang iya(gak mau bikin teori Sendiri so, kroscek sendiri Bener apa kaga itu marah dan kesal tanda ga sabar)haha*
Well, Tahun ini mau jadi orang yang lebih panjang sabar dan tetep mau jadi orang yang faktual plus still open minded.
Overall, Ternyata diam memang tidak selamanya baik, karena Firman Tuhan di Timotius ini jelas yah juntrungannya kemana.
God Bless you all!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar